ALT/TEXT GAMBAR PPC Iklan Blogger Indonesia
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Cara Mudah Menghitung Berat Badan Ideal

cara cepat dan mudah menghitung berat badan ideal sesorang anda baik wanita atau pria, mungkin di antara kita ada yang belum tau hitungnya pada kesempatan kali ini maz dani akan membahas dan berbagi tips kesehatan cara menghitung berat badan ideal menggunakan Rumus  sbb: 
Berat ideal tubuh = (tinggi badan seseorang – 100) x 90%.
Sebagai Contoh penyelesaian rumus ini adalah:
jika anda adalah seseorang dengan tinggi  tubuh 170 cm,
maka berat badan anda dapat dihitung sbb:
Berat ideal = (170-100) X 90%
kurangi yang ada didalam kurung dahulu 170-100 = 70
selanjunya adalah  70 x 90%= 63 jadi berat badan ideal tubuh anda yaitu 63 KG
Untuk metode penghitungan  ini, jika anda memiliki berat badan yang lebih besar  10 sampai 20 persen dari seharusnya berat badan ideal itu dapat dikatakan kelebihan berat badan.
tetapi jika berat yang anda punya adalah melebihi angka 20 persen  seseorang yang kegemukan (obesitas)
Namun jika berat badan anda menunjukan kurang dari10 persen anda masuk kedalam kategori orang kurus,
Cara yang kedua adalah dengan menggunakan metode hitung index tubuh.
Rumus : BDI= BB: KTB (hitungan tinggi meter)
keterangan: BDI= berat badan ideal seseorang
BB= berat badan
KTB= Kuadrat tinggi Badan dengan satuan hitung meter.
Atau lebih mudahnya saya masuksan widgetya agar anda tidak usah repot repot menghitung

Tidur Sehat Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Maz Dani Menurunkan berat badan saat tidur mungkin terdengar seperti mimpi yang menjadi kenyataan, karena berat badan turun tanpa perlu berjuang keras.
Tapi penelitian membuktikan bahwa tidur sehat bisa mempengaruhi nafsu makan yang akhirnya berdampak pada berat badan. Hasil penelitian yang telah dipublikasikan dalam Annals of Internal Medicine dan Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism menunjukkan bahwa lamanya tidur dapat mempengaruhi nafsu makan, yang akibatnya bisa juga bisa berpengaruh pada indeks massa tubuh (BMI). Do You Know? Ketika orang mendapatkan tidur malam yang baik, setidaknya 8 jam, tubuh akan memproduksi hormon leptin yang mengatur nafsu makan. Dengan hormon leptin yang cukup, orang akan merasa kenyang dan puas setelah makan sehingga tidak perlu makan banyak untuk membuat perut merasa kenyang, seperti dilansir Livestrong, Selasa (12/4/2011). Istirahat yang memadai juga mengatur hormon ghrelin, yaitu hormon yang meningkatkan nafsu makan. Kurang tidur membalikkan efek positif, dengan membuat produksi leptin berkurang dan ghrelin lebih banyak, sehingga orang merasa kurang puas setelah makan dan akibatnya makan lebih banyak dan lebih sering, yang berimbas dengan kenaikan berat badan. Kurang tidur bisa membuat orang ingin makan terus dengan porsi yang lebih banyak. Ini disebabkan oleh jam internal tubuh yang tidak normal, sehingga banyak orang yang kurang tidur mengalami kenaikan berat badan secara tiba-tiba. Selain itu, kurang tidur juga dapat membuat orang tak berenergi, sehingga mempunyai keinginan yang besar untuk makan makanan yang manis dan mengandung zat tepung, atau yang lebih buruk lagi dengan minum minuman sirup jagung fruktosa tinggi. Makanan-makanan tersebut dapat memberikan energi secara instan tetapi menyebabkan kadar glukosa darah naik dan turun secara drastis, yang akhirnya membuat Anda lebih cepat lapar dan banyak makan. National Sleep Foundation melaporkan bahwa tidur kurang dari 7 jam setiap malam dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes dan masalah kesehatan tambahan dalam banyak studi klinis. Namun, tidur lebih dari 9 jam tidur per malam juga tidak baik karena bisa meningkatkan risiko stroke. Oleh karena itu, tidurlah sehat dengan waktu yang cukup, yaitu 7-9 jam untuk orang dewasa. Tak hanya mengistirahatkan otot, tidur juga memberi kesempatan bagi sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi hormon-hormon imunitas